Waspadai Kanker Serviks Pada Remaja

Kanker Serviks merupakan salah satu penyakit yang paling mengerikan bagi wanita. Pasalnya, penyakit ini dapat merambat ke berbagai penyakit lain, bahkan bisa menyebabkan rahim seorang wanita diangkat. Bahkan, ada pula kanker serviks pada remaja daan bukan hanya menyerang wanita dewasa.

Kapan Harus Sadar Terhadap Kanker Serviks?

penyebabkanker serviks pada remaja

Banyak yang mengira bahwa hanya wanita yang berumur lanjut yang bisa terkena kanker serviks. Dulu memang hanya wanita 45 tahun ke atas yang bisa terkena kanker ini. Tetapi sekarang tidak lagi. Sama seperti kanker payudara, kanker serviks juga bisa menyerang wanita bahkan pada usia remaja.

Yang paling mengerikan adalah kenyataan bahwa Indonesia adalah negara teratas dengan jumlah penderita kanker serviks teratas di dunia. Yang artinya adalah ada banyak wanita yang menderita kanker serviks di Indonesia.

Secara statistik, usia rawan terkena kanker serviks adalah usia pertengahan sampai lanjut. Sekitar usia 45 tahun ke atas. Resiko yang paling besar ditanggung oleh wanita  yang pernah melakukan ‘kuret’ dan yang pernah keguguran sehingga rahimnya terluka.

Tetapi, sikap waspada juga harus dilakukan oleh remaja. Karena ada kasus kanker serviks pada remaja dengan kisaran usia 20 tahunan. Oleh karena itu, tidak heran jika sekarang semua perempuan harus bersikap waspada terhadap kanker serviks.

Baca Juga :

Penyebab Kanker Serviks di Usia Remaja

Biasanya, penyebab kanker rahim adalah adanya gangguan hormon estrogen di dalam tubuh seorang perempuan. Sudah umum diketahui jika hormon ini adalah ‘tentara’ paling penting yang melindungi rahim dari segala gangguan.

Oleh sebab itu, banyak penderita kanker serviks yang berusia lanjut karena dipengaruhi oleh masa menopouse. Pada masa ini, hormon estrogen sudah tidak seaktif dulu dalam menjaga rahim. Tetapi, tetap saja ada penyebab kanker rahim di usia muda.

Dilansir dari Halodoc, berikut beberapa faktor tersebut adalah:

  • Mengalami menstruasi dini
  • Seorang penderita obesitas atau kelebihan berat badan
  • Tidak memiliki pola hidup sehat
  • Tidak menjaga pola makanan
  • Tidak menjaga konsumsi makanan
  • Mengikuti terapi pergantian hormon sehingga mengalami efek samping

Gejala Kanker Serviks

Sebenarnya, penyebab pasti dari kanker rahim ini belum diketahui, terutama kanker serviks pada remaja. Tetapi para ahli sepakat bahwa gangguan hormon merupakan salah satu faktor pendukung terjadinya kanker serviks.

Berikut beberapa gejala kanker serviks yang harus diwaspadai:

  • Adanya pendarahan abnormal di Miss V (bukan menstruasi)
  • Keputihan yang berlebihan
  • Terjadi pendarahan yang berlebihan ketika sedang mengalami menstruasi
  • Sakit pada bagian panggul
  • Sering merasa kelelahan
  • Mual
  • Adanya rasa sakit pada perut bagian bawah

Jika Anda merasa tidak sehat atau mengalami beberapa gejala di atas, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi kepada dokter untuk menerima pemeriksaan kesehatan. Hal ini penting dilakukan sebelum kanker menjadi semakin ganas.

Cara Mencegah Kanker Serviks pada Remaja

mencegah kanker serviks pada remaja

Tidak ada cara pencegahan yang terstruktur dalam mencegah penyakit kanker serviks pada remaja. Hanya saja, memang ada beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan untuk merawat tubuh agar tetap sehat. Beberapa kebiasaan tersebut adalah:

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar kanker dapat terdeteksi sedini mungkin

  • Menjaga kebersihan
  • Memakan makanan yang sehat
  • Menghindari memakan junk food
  • Ikuti vaksin kanker serviks (meskipun Anda telah mendapatkan vaksin ini, bukan berarti Anda akan bebas dari gangguan kanker serviks)
  • Jangan merokok dan meminum-minuman keras
  • Jangan menggunakan obat-obatan terlarang.

Kanker serviks pada remaja biasanya terjadi akibat pergaulan bebas dan menjalani hubungan intim yang tidak aman. Ini tentu saja akan meningkatkan resiko terkena kanker rahim pada remaja. Oleh karena itu, hindarilah pergaulan bebas dan jangan melakukan hubungan intim sebelum menikah.

Itulah beberapa informasi penting mengenai kanker serviks pada remaja. Semoga bermanfaat