Pengobatan Kanker Serviks Stadium Awal dan Lanjut

pengobatan kanker serviks

Ada beberapa penanganan dan pengobatan untuk kanker serviks yang sudah diderita seorang wanita Hal ini disesuaikan dengan tingkatan stadium yang dialami

Kanker serviks atau kanker leher rahim ini  terjadi ketika sel normal di serviks berubah menjadi sel kanker yang disebabkan infeksi virus HPV (Papilloma Virus). Pada dasarnya, setiap perempuan berisiko terpapar virus ini tersebut tanpa memandang usia dan gaya hidup. Tapi, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar tidak menderita kanker serviks.

Kanker serviks ini kebanyakan dialami tanpa adanya gejala awal yang spesifik. Biasanya, jika gejala sudah terlihat maka kanker yang menyebar sudah parah Achmad. Jika sudah terjadi, maka pengobatan dapat dilakukan dengan surgical treatment (operasi), radioterapi, kemoterapi, rehabilitasi, dan pelayanan paliatif.

Dan jika sudah stadium lanjut, setelah operasi pengobatan bisa dilakukan dengan palliative care.

Kanker serviks yang diketahui telah berstadium lanjut dapat mengakibatkan kerugian bagi organ tubuh di sekitarnya dan dapat menyebabkan kematian.

Kanker serviks bukan tipe penyakit yang membuat penderitanya meninggal dengan cepat seperti serangan jantung. Perkembangan kanker ini luar biasa lama, sakit, dan banyak menyedot dana.

Baca Juga :

Vaksinasi Kanker Serviks

pengobatan kanker serviks stadium awal dan akhir

Jika Anda sudah tahu tentang keganasan kanker serviks ini, maka Kami sangat menganjurkan Anda untuk melakukan deteksi kanker atau skrining agar tindakan tepat bisa segera dilakukan.

Karena kanker ini biasanya dialami perempuan sejak usia belasan tahun sehingga vaksinasi bisa jadi pencegahan primer yang tepat untuk dilakukan.

Kanker serviks itu satu-satunya kanker yang sudah ketahuan penyebabnya sehingga bisa dibuatkan vaksinnya.  Vaksinasi kanker serviks dapat dilakukan 3 kali, tapi jika umur penerimanya 10 sampai 14 tahun maka diberikannya 2 kali.

Umur yang dianjurkan untuk menerima vaksin adalah antara 10 sampai 55 tahun. Misal, dosis pertama diberikan 1 Januari, dosis kedua 1 Februari, dan dosis ketiganya 1 Juli atau rumus dosisnya adalah di bulan ke 0, 1, dan 6.

Pemberian vaksin ini cukup satu kali dan tidak perlu diulang karena 3 dosis yang diberikan adalah untuk seumur hidup.