Hati-Hati, Kanker Rahim Bisa Terjadi Pada Wanita Sehat

Lebih Banyak Artikel Kanker Serviks >>> » Hati-Hati, Kanker Rahim Bisa Terjadi Pada Wanita Sehat

Kanker Rahim – Pertanyaan kerap kali muncul mengapa seorang wanita yang menjalani pola hidup sehat, masih bisa menderita penyakit kanker rahim. Pertanyaan itu tidaklah aneh, karena sejatinya kita semua mempunyai bibit-bibit sel kanker. Tinggal ada pemicunya atau tidak.

 

Kanker rahim atau kanker endometrium merupakan kondisi bertumbuhnya sel abnormal berlebih yang berasal dari endometrium, lapisan terluar dari sisi dalam rahim. Endometrium mengalami perubahan struktur dan ketebalan seiring variasi siklus menstruasi.

 

Faktor risiko utama adalah produksi berlebihan dari estrogen, baik estrogen dari luar maupun yang diproduksi oleh tubuh. Estrogen dari dalam dihasilkan oleh indung telur dan memang berpengaruh terhadap pertumbuhan dari sel dan pembuluh darah pada rahim.

 

Struktur estrogen mengandung lemak agar dapat masuk dan bekerja pada sel tujuannya. Produksi estrogen sendiri dikendalikan oleh suatu kelenjar (disebut kelenjar hipofisis) yang ada di dalam otak. Namun, seiring kelenjar tersebut juga memproduksi hormon pengendali beberapa hormon, seperti prolaktin (untuk menyusui) dan tiroid (pengendali pemakaian energi tubuh), kelainan pada keduanya dapat turut mempengaruhi pengendalian kadar estrogen secara tidak langsung.

 

Progesteron sebagai hormon seksual juga, berguna untuk mengendalikan peningkatan estrogen. Usia, riwayat keluarga, kebiasaan makan, obesitas (terkait dengan lemak sebagai bahan baku estrogen), diabetes, hipertensi, kanker payudara, infertilitas, maupun tidak pernahnya memiliki anak turut memainkan peranan.

 

Ada pun faktor protektif yang diketahui adalah kontrasepsi (terutama progesteron), usia yang cukup dewasa saat terakhir kali melahirkan, olahraga, dan kebiasaan minum teh. Menstruasi terlalu dini atau waktu timbulnya menopause yang terlalu lama akan meningkatkan risiko timbulnya kanker endometrium.

 

Melambatnya siklus hingga tidak lagi menstruasi, tentunya setelah seorang wanita terbukti tidak hamil, turut menjadi faktor risiko. Timbulnya perdarahan di luar siklus menstruasi pun menjadi perlu diketahui penyebabnya.

 

Tidak adanya “bibit” yang dimiliki pasien sangat jarang menyebabkan terbentuknya kanker endometrium. Bibit tersebut berupa kelainan genetik, tetapi bukan berarti keturunan menjadi satu-satunya faktor risiko.

 

Kerusakan genetik tersebut dapat diakibatkan adanya zat berbahaya dari lingkungan, seperti zat kimia industri dan pestisida. Seorang wanita yang tidak memiliki anak tanpa ada riwayat medis yang khas datang dengan perdarahan dari liang senggama yang tidak berhenti walau dengan menggunakan pil kontrasepsi.

 

Kanker endometrium baru terdeteksi sesudah pemeriksaan ultrasonografi dilakukan. Jadi, keadaan sehat tetap perlu dijaga secara teratur meskipun tidak ada riwayat gangguan kesehatan tertentu sebelumnya. Kesadaran akan riwayat penyakit atau gejala terkait siklus haid terdahulu mungkin menjadi petunjuk untuk menemukan kemungkinan penyebabnya baik dari rahim, pemakaian obat, riwayat penyakit, diet, hingga faktor stress.

 

 

ALAMAT KANTOR

Jl. Brantak Sekarjati No.29,

Welahan, Jepara, Jawa Tengah,

Indonesia - 59464

 

Teguh Santoso

081232227444 / 085641034444

infopusat5@gmail.com

Klik WhatsApp

 

PIN D8036388

 

 

 

Alam Kurniawan

085329990002 / 085726726002

kotakpesan1@gmail.com

Klik WhatsApp

 

PIN D187ABB3

 

 

WAKTU LAYANAN

Senin-Sabtu, pukul 08:00-16:00 WIB

Minggu & tanggal merah, kami libur.

Harap buat janji sebelum datang